Investasi laris, aman, dan berbuah manis di Indonesia!!
Investasi memang banyak macamnya sob, dari yang resiko rendah hingga yang tinggi. Ya kalo sobat memang mengincar profit ataupun bunga yang tinggi maka resiko yang diambil pun tinggi pula.
Dalam dunia investasi itu sering disebut High risk - High Yield. Kali ini danaIN mau membahas mengenai investasi apa saja yang masih laris di Indonesia dan danaIN akan kasih tips ke sobat.
1. Properti
Respons pasar terhadap properti memang sempat dikabarkan melesu, tapi pada tahun 2018 ini sobat juga pasti merasakan, pembangunan properti seperti apartemen sedang menjamur sekarang. Pembangunan properti ini ternyata tidak dilakukan di pusat kota melainkan daerah pinggiran kota seperti di kawasan Tanggerang selatan, Bekasi, Karawang dan depok. Hal ini dimungkinkan karena sektor pembangunan yang pesat sudah mencapai daerah pinggiran kota Jakarta. Walaupun masih tergolong jauh dalam segi lokasi dari pusat kota jakarta, namun pembeli masih rela merogoh kocek untuk properti pinggiran kota ini. Hal ini tentu saja berdampak positif bagi sektor properti.
Namun untuk memiliki properti ini diperlukan dana yang tidak sedikit. Sobat harus mempunyai DP minimal 30% dari harga properti untuk mendapatkan unit tersebut. Apabila harga unit tersebut sebesar Rp. 400 juta maka sobat harus mempunyai Rp. 12.000.000,- sebagai DP. Sebelum downpayment pun sobat juga harus mengeluarkan setidaknya 2 juta rupiah sebagai booking fee, dan bisa hangus apabila sobat tidak jadi mengambil unit properti tersebut.
Tips dari DanaIN :
Apabila sobat ingin sukses menggeluti investasi properti ini sobat harus memperhatikan tips sebagai berikut :
- Lokasi dari properti
- Ketersediaan akses jalan dan jalan tol dari properti.
- Apakah area properti sudah mempunyai transportasi massal dan terhubung ke pusat kota?
- Apakah ada learning centre ataupun ketersediaan sekolah?
- Beli properti yang sudah dilewati ataupun ada fasilitas MRT (Mass Rapid Transit) ataupun LRT (Light Rapid Transit)
Apabila properti yang sobat ingin beli ada tips diatas maka potensi kenaikan harga tanah rata-rata dapat mencapai 15-20% per tahun dalam jangka panjang (5-10 tahun).
2. Reksadana
Reksadana menjadi opsi pilihan alternatif sobat dalam berinvestasi untuk jangka waktu menengah dan panjang. Untuk jenisnya sendiri, reksadana dapat dibagi menjadi 3 ; reksadana saham, campuran atau pasar uang.
Tapi sobat harus ingat, untuk reksadana sendiri menguntungkan apabila status perekonomian Indonesia sedang membaik. Apabila terjadi pelemahan dari sektor perekonomian indonesia, jangan coba-coba deh. Niat untung malah buntung nantinya. Jumlah dana yang di investasikan pun masih tergolong besar.
Tips dari DanaIN :
Untuk reksadana memang banyak indikatornya sob, mungkin sobat boleh liat ini sebagai acuan untuk berinvestasi di reksadana :
- Rupiah yang stabil
- Kinerja keuangan Emiten meningkat
- Perbaikan data makro
- Penguatan harga komoditi
- Inflasi terukur
- Naiknya IHSG
3. Obligasi
Untuk obligasi juga merupakan investasi yang menguntungkan, karena memanfaatkan suku bunga yang stabil dan tidak dipengaruhi oleh harga pasar obligasi ataupun inflasi. Untuk mendapatkan obligasi ini sobat bisa mendapatkannya dari bank setempat, namun juga perlu diingat sobat harus mempersiapkan waktu dan proses administrasi yang panjang.
Tips dari DanaIN :
Sebagai pemain baru mungkin ada baiknya sobat mengambil obligasi pemerintah dibanding obligasi perusahaan. Obligasi pemerintah termasuk instrumen investasi rendah resiko.
4. Emas dan Logam Mulia
Emas merupakan salah satu sarana investasi yang aman juga. Dikarenakan Emas dapat langsung ditaksir dan dapat dibawa kemana-mana. Apabila sobat memang ingin investasi dengan adanya wujud fisik, mungkin emas dan logam mulia adalah jawabannya. Namun perlu diperhatikan untuk harga emas dan logam mulia mempunyai kenaikan dan penurunan dari segi harga jualnya.
Tips dari DanaIN :
- Jadikan Emas sebagai investasi jangka panjang
- Jual emas sobat apabila sudah mengalami kenaikan 3 sampai 4 kali lipat untuk menghindari rugi
- Beli disaat emas harganya turun dan jual pada saat harga tinggi.
Nah sobat, gimana pembahasan artikel danaIN kali ini? agak berat ya? tapi mudah-mudahan dapat menjawab pertanyaan sobat semua mengenai investasi yang sedang populer di Indonesia.
Jangan lupa sobat bahwa danaIN sendiri merupakan platform investasi yang menguntungkan dan tidak terpengaruh inflasi ataupun suku bunga dari bank.
Bahan pertimbangan sobat dalam berinvestasi :
- Investasi properti modal besar dan masa investasinya harus lama (minimal 5 - 10 tahun), sedangkan danaIN relatif singkat (maksimal 4 bulan)
- Investasi Reksadana ada kemungkinan resiko dan dipengaruhi berbagai macam kondisi keuangan negara, sedangkan danaIN mau inflasi naik, perekonomian lesu, tetep aja untung!
- Investasi Obligasi proses administrasinya panjang banget sob, sedangkan danaIN kamu hanya perlu pantengin lewat Smartphone!
- Emas dan logam mulia? investasi panjang dan ada resiko turun harga, sedangkan danaIN sobat ga ada yang namanya potongan, biaya atapun beban apapun, yang ada cuma untung!!
- Deposito ? boleh sobat bandingkan bunga deposito dengan bagi hasil DanaIN, minimal danaIN kasih bagi hasil 8% .p.a dijamin lebih tinggi dari deposito bank manapun!
Tuh kan sob, kalo kita banding-bandingin lagi, tetep danaIN yang paling menguntungkan, jadi jangan tunda lagi sob, gabung dan buktikan sendiri keuntungannya..
ayo sebarkan informasi yang berguna ini bagi yang membutuhkan!
share di sosial media sobat ya!
Cheers,
Team DanaIN
Investasi memang banyak macamnya sob, dari yang resiko rendah hingga yang tinggi. Ya kalo sobat memang mengincar profit ataupun bunga yang tinggi maka resiko yang diambil pun tinggi pula.
Dalam dunia investasi itu sering disebut High risk - High Yield. Kali ini danaIN mau membahas mengenai investasi apa saja yang masih laris di Indonesia dan danaIN akan kasih tips ke sobat.
1. Properti
Respons pasar terhadap properti memang sempat dikabarkan melesu, tapi pada tahun 2018 ini sobat juga pasti merasakan, pembangunan properti seperti apartemen sedang menjamur sekarang. Pembangunan properti ini ternyata tidak dilakukan di pusat kota melainkan daerah pinggiran kota seperti di kawasan Tanggerang selatan, Bekasi, Karawang dan depok. Hal ini dimungkinkan karena sektor pembangunan yang pesat sudah mencapai daerah pinggiran kota Jakarta. Walaupun masih tergolong jauh dalam segi lokasi dari pusat kota jakarta, namun pembeli masih rela merogoh kocek untuk properti pinggiran kota ini. Hal ini tentu saja berdampak positif bagi sektor properti.
Namun untuk memiliki properti ini diperlukan dana yang tidak sedikit. Sobat harus mempunyai DP minimal 30% dari harga properti untuk mendapatkan unit tersebut. Apabila harga unit tersebut sebesar Rp. 400 juta maka sobat harus mempunyai Rp. 12.000.000,- sebagai DP. Sebelum downpayment pun sobat juga harus mengeluarkan setidaknya 2 juta rupiah sebagai booking fee, dan bisa hangus apabila sobat tidak jadi mengambil unit properti tersebut.
Tips dari DanaIN :
Apabila sobat ingin sukses menggeluti investasi properti ini sobat harus memperhatikan tips sebagai berikut :
- Lokasi dari properti
- Ketersediaan akses jalan dan jalan tol dari properti.
- Apakah area properti sudah mempunyai transportasi massal dan terhubung ke pusat kota?
- Apakah ada learning centre ataupun ketersediaan sekolah?
- Beli properti yang sudah dilewati ataupun ada fasilitas MRT (Mass Rapid Transit) ataupun LRT (Light Rapid Transit)
Apabila properti yang sobat ingin beli ada tips diatas maka potensi kenaikan harga tanah rata-rata dapat mencapai 15-20% per tahun dalam jangka panjang (5-10 tahun).
2. Reksadana
Reksadana menjadi opsi pilihan alternatif sobat dalam berinvestasi untuk jangka waktu menengah dan panjang. Untuk jenisnya sendiri, reksadana dapat dibagi menjadi 3 ; reksadana saham, campuran atau pasar uang.
Tapi sobat harus ingat, untuk reksadana sendiri menguntungkan apabila status perekonomian Indonesia sedang membaik. Apabila terjadi pelemahan dari sektor perekonomian indonesia, jangan coba-coba deh. Niat untung malah buntung nantinya. Jumlah dana yang di investasikan pun masih tergolong besar.
Tips dari DanaIN :
Untuk reksadana memang banyak indikatornya sob, mungkin sobat boleh liat ini sebagai acuan untuk berinvestasi di reksadana :
- Rupiah yang stabil
- Kinerja keuangan Emiten meningkat
- Perbaikan data makro
- Penguatan harga komoditi
- Inflasi terukur
- Naiknya IHSG
3. Obligasi
Untuk obligasi juga merupakan investasi yang menguntungkan, karena memanfaatkan suku bunga yang stabil dan tidak dipengaruhi oleh harga pasar obligasi ataupun inflasi. Untuk mendapatkan obligasi ini sobat bisa mendapatkannya dari bank setempat, namun juga perlu diingat sobat harus mempersiapkan waktu dan proses administrasi yang panjang.
Tips dari DanaIN :
Sebagai pemain baru mungkin ada baiknya sobat mengambil obligasi pemerintah dibanding obligasi perusahaan. Obligasi pemerintah termasuk instrumen investasi rendah resiko.
4. Emas dan Logam Mulia
Emas merupakan salah satu sarana investasi yang aman juga. Dikarenakan Emas dapat langsung ditaksir dan dapat dibawa kemana-mana. Apabila sobat memang ingin investasi dengan adanya wujud fisik, mungkin emas dan logam mulia adalah jawabannya. Namun perlu diperhatikan untuk harga emas dan logam mulia mempunyai kenaikan dan penurunan dari segi harga jualnya.
Tips dari DanaIN :
- Jadikan Emas sebagai investasi jangka panjang
- Jual emas sobat apabila sudah mengalami kenaikan 3 sampai 4 kali lipat untuk menghindari rugi
- Beli disaat emas harganya turun dan jual pada saat harga tinggi.
Nah sobat, gimana pembahasan artikel danaIN kali ini? agak berat ya? tapi mudah-mudahan dapat menjawab pertanyaan sobat semua mengenai investasi yang sedang populer di Indonesia.
Jangan lupa sobat bahwa danaIN sendiri merupakan platform investasi yang menguntungkan dan tidak terpengaruh inflasi ataupun suku bunga dari bank.
Bahan pertimbangan sobat dalam berinvestasi :
- Investasi properti modal besar dan masa investasinya harus lama (minimal 5 - 10 tahun), sedangkan danaIN relatif singkat (maksimal 4 bulan)
- Investasi Reksadana ada kemungkinan resiko dan dipengaruhi berbagai macam kondisi keuangan negara, sedangkan danaIN mau inflasi naik, perekonomian lesu, tetep aja untung!
- Investasi Obligasi proses administrasinya panjang banget sob, sedangkan danaIN kamu hanya perlu pantengin lewat Smartphone!
- Emas dan logam mulia? investasi panjang dan ada resiko turun harga, sedangkan danaIN sobat ga ada yang namanya potongan, biaya atapun beban apapun, yang ada cuma untung!!
- Deposito ? boleh sobat bandingkan bunga deposito dengan bagi hasil DanaIN, minimal danaIN kasih bagi hasil 8% .p.a dijamin lebih tinggi dari deposito bank manapun!
Tuh kan sob, kalo kita banding-bandingin lagi, tetep danaIN yang paling menguntungkan, jadi jangan tunda lagi sob, gabung dan buktikan sendiri keuntungannya..
ayo sebarkan informasi yang berguna ini bagi yang membutuhkan!
share di sosial media sobat ya!
Cheers,
Team DanaIN
Komentar
Posting Komentar